Surga dan Neraka
1. Surga
dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai dan neraka dikelilingi oleh syahwat.
(HR. Bukhari)
2. Aku menjenguk ke surga, aku dapati kebanyakan penghuninya orang-orang fakir-miskin dan aku menjenguk ke neraka, aku dapati kebanyakan penghuninya kaum wanita. (HR. Ahmad)
3. Tiada sesuatu
yang disesali oleh penghuni surga kecuali satu jam yang mereka lewatkan (di
dunia) tanpa mereka gunakan untuk berzikir kepada Allah Azza wajalla. (HR.
Ad-Dailami)
4. Aku (Rasulullah
Saw) bertemu (nabi) Ibrahim ketika Isra'. Dia berkata, "Ya Muhammad, sampaikan
salamku kepada umatmu dan beritahukan mereka: "Sesungguhnya surga itu baik
lahannya, tawar airnya, lembah-lembahnya datar dan tanamannya: 'Subhanallah
walhamdulillah walailaha illallah wallahu akbar'." [hadits ini tidak dituliskan siapa yang meriwayatkannya, karena
itu saya sertakan teks arabnya]
5. Tidak ada di
surga sesuatu yang sama seperti yang ada di dunia kecuali nama-nama orang.
(Ath-Thabrani)
6. Rasulullah Saw
bersabda bahwa Allah Swt berfirman: "Aku menyiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang
shaleh apa-apa yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan
belum pernah terlintas dalam benak manusia. Oleh karena itu bacalah kalau kamu
suka ayat: 'Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka
yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan
terhadap apa yang telah mereka kerjakan.' (As-Sajdah: 17)."
(Mutafaq'alaih)
7. Penghuni neraka
ialah orang yang buruk perilaku dan akhlaknya dan orang yang berjalan dengan
sombong, sombong terhadap orang lain, menumpuk harta kekayaan dan bersifat
kikir. Adapun penghuni surga ialah rakyat yang lemah, yang selalu dikalahkan.
(HR. Al Hakim dan Ahmad)
8. Azab yang paling
ringan di neraka pada hari kiamat ialah dua butir bara api di kedua telapak
kakinya yang dapat merebus otak. (HR. Tirmidzi)
9. Api anak Adam
yang biasa dipakai untuk memasak adalah bagian dari tujuh puluh bagian api
neraka. (Artinya, panas di neraka 70 kali lipat panas api di dunia). (HR.
Bukhari)
10. Nabi Saw masuk
surga, orang yang mati syahid, anak yang belum dewasa (baligh) dan anak
perempuan kecil yang dikubur hidup-hidup masuk surga juga. (HR. Abu Dawud)
Sumber: 1100
Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani
Press
Sunnah-Sunnah Yang Utama
1. Orang yang
berpegangan kepada sunahku pada saat umatku dilanda kerusakan maka pahalanya
seperti seorang syahid. (HR. Ath-Thabrani)
2. Barangsiapa
dikaruniai Allah kenikmatan hendaklah dia bertahmid (memuji) kepada Allah, dan
barangsiapa merasa diperlambat rezekinya hendaklah dia beristighfar kepada
Allah. Barangsiapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah mengucapkan
"Laa haula walaa quwwata illaa
illaahil'aliyyil'adzhim." (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan
pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung)" (HR. Al-Baihaqi dan
Ar-Rabii')
"Laa haula walaa quwwata illaa
illaahil'aliyyil'adzhim." (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan
pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung)" (HR. Al-Baihaqi dan
Ar-Rabii')
3. Orang yang
cerdik ialah orang yang dapat menaklukkan nafsunya dan beramal untuk bekal
sesudah wafat. Orang yang lemah ialah yang mengikuti hawa nafsunya dan
berangan-angan muluk terhadap Allah. (HR. Abu Dawud)
4. Angin adalah
dari kebaikan Allah yang membawa rahmat dan azab, maka janganlah kamu
mencaci-makinya. Mohonlah kepada Allah limpahan kebaikannya dan berlindunglah
kepada Allah dari keburukannya. (HR. Bukhari)
5. Rasulullah Saw
melarang bernazar dengan sabdanya : "Sesungguhnya itu (nazar) tidak dapat
menolak sedikitpun dari takdir dan hanya penarikan uang dari orang bakhil." (HR.
Bukhari)
Penjelasan:
Orang bakhil tidak bisa ditarik uangnya dengan rela hati, tetapi dimungkinkan melalui nazar.
Penjelasan:
Orang bakhil tidak bisa ditarik uangnya dengan rela hati, tetapi dimungkinkan melalui nazar.
6. Anas Ra
berkata,"Kami bertanya kepada Rasulullah Saw, "Bila berjumpa sahabat (saudara
seiman) apakah kita saling membungkuk?" Nabi Saw menjawab, "Tidak usah." Kami
bertanya lagi, "Apakah berpelukan satu sama lain?" Nabi menjawab, "Tidak, tetapi
cukup dengan saling bersalaman." (HR. Ibnu Majah)
7. Rasulullah Saw
melarang kami mengenakan pakaian dari sutera, memakai cincin emas dan minum
dengan tempat yang biasa dipakai untuk minum arak (seperti kendi). (HR.
An-Nasaa'i)
Keterangan:
Khusus untuk kaum
wanita (muslimah) diperkenankan untuk menggunakan perhiasan dari emas dan perak,
serta memakai pakaian sutera dan pakaian yang dibordir dengan sutera (yang
terdapat suteranya), namun hal tersebut diharamkan untuk kaum pria (muslimin).
Khusus untuk kaum pria yang mempunyai penyakit gatal-gatal (penyakit
exim) yang umumnya sering menggaruk-garuk pada kulit yang gatal tersebut,
maka menggunakan pakaian sutera diperbolehkan untuk mereka. Hal tersebut pernah
dialami oleh Zubair dan Abdurrahman bin 'Auf, dan Rasulullah pun
mengizinkannya.
8. Sebaik-baik urusan adalah yang pertengahannya (yang adil atau tidak berlebih-lebihan). (HR. Al-Baihaqi)
9. Allah tidak
menyukai pria yang bersuara keras (tinggi), tetapi Allah suka kepada yang
bersuara lembut. (HR. Al-Baihaqi)
10. Sesungguhnya
Allah Ta'ala indah dan suka kepada keindahan. Allah suka melihat tanda-tanda
kenikmatannya pada diri hambaNya, membenci kemelaratan dan yang berlagak
melarat. (HR. Muslim)
11.
Bersenda-guraulah dan bermain-mainlah. Sesungguhnya aku tidak suka kalau terjadi
kekerasan dalam agamamu. (HR. Al-Baihaqi)
Penjelasan:
Yang dimaksud, agar dalam beragama kita bersikap luwes dan tidak kaku.
Yang dimaksud, agar dalam beragama kita bersikap luwes dan tidak kaku.
12. Laksanakan
urusan-urusanmu dengan dirahasiakan. Sesungguhnya banyak orang menaruh dengki
kepada orang yang memperoleh kenikmatan. (HR. Ath-Thabrani dan
Al-Baihaqi)
13. "Hiburlah
hatimu pada saat-saat tertentu." (maksudnya, adalah hiburan yang tidak melanggar
norma agama dan akhlak). (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
14. Tidak kecewa
orang yang istikharah (memohon pilihan yang lebih baik dari Allah), tidak
menyesal orang yang bermusyawarah dan tidak akan melarat orang yang hidup hemat.
(Ath-Thabrani).
15. Orang yang
paling dekat dengan Allah ialah yang memulai memberi salam. (Abu Dawud)
16. Demi yang
jiwaku dalam genggamanNya. Kamu tidak dapat masuk surga kecuali harus beriman
dan tidak beriman kecuali harus saling menyayangi. Maukah aku tunjukkan sesuatu
bila kamu lakukan niscaya kamu saling berkasih sayang? Sebarkan salam di antara
kamu. (HR. Muslim)
17. Janganlah kamu
berbaring dan meletakkan kaki yang satu di atas yang satu lagi. (HR. Muslim)
18. Rasulullah Saw
bila menerima berita yang menggembirakan, beliau sujud syukur kepada Allah 'Azza
wajalla. (HR. Al Hakim)
19. Demi Allah, aku
ini orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertakwa kepada-Nya. Tetapi
aku berpuasa dan berbuka, aku shalat dan tidur, dan aku mengawini wanita-
wanita. Barangsiapa mengabaikan sunnahku maka dia bukan dari golonganku.
(Mutafaq'alaih)
20. Jangan
membiarkan api tetap menyala di rumahmu selama kamu tidur. (HR.
Bukhari)
21. Sesungguhnya
Assalaam nama dari nama-nama Allah Ta'ala diletakkan di bumi, maka sebarkanlan
ucapan "Assalaam" di antara kamu. (HR. Bukhari)
22. Rasulullah Saw
melarang orang makan atau minum sambil berdiri. (HR. Muslim)
23. Sesungguhnya
Allah Tunggal (Esa) dan suka kepada yang ganjil (bilangan yang tidak genap).
(HR. Tirmidzi).
24. Pakaian untukmu
yang terbaik ialah yang berwarna putih, maka pakailah dan juga untuk mengkafani
mayit-mayitmu. (Ath-Thahawi)
25. Rasulullah Saw
apabila bersin, beliau menutup wajahnya dengan tangan atau dengan bajunya dan
mengecilkan (merendahkan) suaranya. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
26. Sesungguhnya
Allah pemalu dan suka merahasiakan. jika kamu akan mandi hendaklah menutupinya
(bertabir) dengan sesuatu. (Abu Dawud)
27. Rasulullah Saw
menyukai mendahulukan yang kanan dalam segala hal, meskipun waktu berjalan dan
ketika memakai sandal. (HR. Ibnu Hibban)
28. Perlahan-lahan
dalam segala hal adalah baik, kecuali dalam amalan untuk akhirat. (HR. Abu Dawud
dan Al Hakim)
29. Aku berwasiat
kepadamu agar bertakwa kepada Allah 'Azza wajalla, agar mendengar, taat dan
patuh meskipun pemimpinmu seorang budak. Barangsiapa hidup panjang umur dari
kamu maka dia akan melihat banyak silang-sengketa. Berpeganglah kepada sunnahku
dan sunnah-sunnah khulafaur rasyidin yang mendapat petunjuk dan hidayah
(sesudahku). Gigitlah kuat-kuat dengan gigi gerahammu. Waspadalah terhadap
ciptaan persoalan-persoalan baru. Sesungguhnya tiap bid'ah mengandung kesesatan.
(HR. Tirmidzi)
Sumber: 1100
Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani
Bid'ah dan Kesesatan
1. Barangsiapa
menimbulkan sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kita yang bukan dari
ajarannya maka tertolak. (HR. Bukhari)
2. Sesungguhnya
ucapan yang paling benar adalah Kitabullah, dan sebaik-baik jalan hidup ialah
jalan hidup Muhammad, sedangkan seburuk-buruk urusan agama ialah yang
diada-adakan. Tiap-tiap yang diada-adakan adalah bid'ah, dan tiap bid'ah adalah
sesat, dan tiap kesesatan (menjurus) ke neraka. (HR. Muslim)
3. Dua golongan
dari umatku yang tidak punya bagian dalam Islam adalah kaum Jabariyah dan kaum
Kadariyah. (HR. Ahmad)
4. Apabila kamu
melihat orang-orang yang ragu dalam agamanya dan ahli bid'ah sesudah aku
(Rasulullah Saw) tiada maka tunjukkanlah sikap menjauh (bebas) dari mereka.
Perbanyaklah lontaran cerca dan kata tentang mereka dan kasusnya. Dustakanlah
mereka agar mereka tidak makin merusak (citra) Islam. Waspadai pula orang-orang
yang dikhawatirkan meniru-niru bid'ah mereka. Dengan demikian Allah akan
mencatat bagimu pahala dan akan meningkatkan derajat kamu di akhirat. (HR.
Ath-Thahawi)
5. Kamu akan
mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta
demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut
memasukinya. Para sahabat lantas bertanya, "Siapa 'mereka' yang baginda
maksudkan itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Orang-orang Yahudi dan
Nasrani." (HR. Bukhari)
6. Tiga perkara
yang aku takuti akan menimpa umatku setelah aku tiada: kesesatan sesudah
memperoleh pengetahuan, fitnah-fitnah yang menyesatkan, dan syahwat perut serta
seks. (Ar-Ridha)
7. Barangsiapa
menipu umatku maka baginya laknat Allah, para malaikat dan seluruh manusia.
Ditanyakan, "Ya Rasulullah, apakah pengertian tipuan umatmu itu?" Beliau
menjawab, "Mengada-adakan amalan bid'ah, lalu melibatkan orang-orang kepadanya."
(HR. Daruquthin dari Anas).
Sumber: 1100
Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani
Press
Maut dan Kematian
1. Kematian yang
paling mulia ialah matinya para syuhada. (Asysyihaab)
2. Tidak ada
sesuatu yang dialami anak Adam dari apa yang diciptakan Allah lebih berat
daripada kematian. Baginya kematian lebih ringan daripada apa yang akan
dialaminya sesudahnya. (HR. Ahmad)
3. Perbanyaklah
mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan
menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. (HR.
Ad-Dailami)
Penjelasan:
Dia mati dengan mudah dan ringan pada saat sakaratul maut.
Penjelasan:
Dia mati dengan mudah dan ringan pada saat sakaratul maut.
4. Janganlah
seorang mati kecuali dia dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah. (HR.
Muslim)
5. Janganlah ada
orang yang menginginkan mati karena kesusahan yang dideritanya. Apabila harus
melakukannya hendaklah dia cukup berkata, "Ya Allah, tetap hidupkan aku selama
kehidupan itu baik bagiku dan wafatkanlah aku jika kematian baik untukku." (HR.
Bukhari)
6. Cukuplah maut
sebagai pelajaran (guru) dan keyakinan sebagai kekayaan. (HR.
Ath-Thabrani)
7. Mati mendadak
suatu kesenangan bagi seorang mukmin dan penyesalan bagi orang durhaka. (HR.
Ahmad)
Penjelasan:
Artinya, seorang mukmin sudah mempunyai bekal dan persiapan dalam menghadapi maut setiap saat, sedangkan orang durhaka tidak.
Artinya, seorang mukmin sudah mempunyai bekal dan persiapan dalam menghadapi maut setiap saat, sedangkan orang durhaka tidak.
8. Tuntunlah orang
yang menjelang wafat dengan ucapan Laailaaha illallah (maksudnya, agar dia mau
meniru mengucapkannya). (HR. Muslim)
9. Tidak dibolehkan
bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung atas
suatu kematian lebih dari tiga malam, kecuali terhadap kematian suaminya, maka
masa berkabungnya empat bulan dan sepuluh hari. (HR. Bukhari dan Muslim)
Penjelasan:
Kematian ayah, ibu, saudara dan yang lain selain suaminya, masa berkabungnya tidak boleh melebihi tiga hari.
10. Seorang sahabat
bertanya, "Ya Rasulullah, jenazah orang kafir berlalu di hadapan kami, apakah
kami perlu berdiri?" Nabi Saw segera menjawab, "Ya, berdirilah. Sesungguhnya
kamu berdiri bukanlah untuk menghormati mayitnya, tetapi menghormati yang
merenggut nyawa-nyawa." (HR. Ahmad)
11. Ada tiga
perkara yang mengikuti mayit sesudah wafatnya, yaitu keluarganya, hartanya dan
amalnya. Yang dua kembali dan yang satu tinggal bersamanya. Yang pulang kembali
adalah keluarga dan hartanya, sedangkan yang tinggal bersamanya adalah amalnya.
(HR. Bukhari dan Muslim)
12. Seorang mayit
dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang minta pertolongan. Dia
menanti-nanti doa ayah, ibu, anak dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu
sampai kepadanya baginya lebih disukai dari dunia berikut segala isinya. Dan
sesungguhnya Allah 'Azza wajalla menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli
kubur sebesar gunung-gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada
orang-orang mati ialah mohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah
atas nama mereka. (HR. Ad-Dailami)
13. Allah mencatat
ihsan (kebaikan) atas segala sesuatu. Apabila kamu membunuh hewan maka bunuhlah
dengan cara yang baik dan jika kamu menyembelihnya sembelihlah dengan baik.
Asahlah tajam pisau potong dan ringankan hewan potongnya. (HR. Muslim)
14. Janganlah kamu
mengagumi amal seorang sehingga kamu dapat menyaksikan hasil akhir kerjanya
(amalnya). (HR. Aththusi dan Ath-Thabrani)
15. Apabila seorang
muslim wafat dan jenazahnya dishalati oleh empat puluh orang yang tidak
bersyirik kepada Allah maka Allah mengijinkan syafaat (pertolongan) oleh mereka
baginya (si mayit). (HR. Abu Dawud)
16. Percepatlah
menghantar jenazah ke kuburnya. Bila dia seorang yang shaleh maka kebaikanlah
yang kamu hantarkan kepadanya dan bila kebalikannya, maka sesuatu keburukan yang
kamu tanggalkan dari beban lehermu. (HR. Bukhari)
17. Seorang mayit
dapat disiksa (kubur) disebabkan tangisan keluarganya. (Mashabih
Assunnah)
Penjelasan:
Hal tersebut terjadi bila keluarganya menangisi mayit dengan berlebih-lebihan dan berteriak-teriak. Menangisi dengan wajar dari anggota keluarga yang ditinggalkan wafat sebenarnya dibolehkan dalam agama. Lalu kenapa si mayit yang harus menanggung akibatnya? Ini disebabkan karena sebelum wafatnya dia tidak pernah mengajarkan hal demikian.
Hal tersebut terjadi bila keluarganya menangisi mayit dengan berlebih-lebihan dan berteriak-teriak. Menangisi dengan wajar dari anggota keluarga yang ditinggalkan wafat sebenarnya dibolehkan dalam agama. Lalu kenapa si mayit yang harus menanggung akibatnya? Ini disebabkan karena sebelum wafatnya dia tidak pernah mengajarkan hal demikian.
18. Barangsiapa
wafat pada hari Jum'at atau pada malam Jum'at maka dia terpelihara dari fitnah
(siksa) kubur. (Abu Ya'la)
19. Janganlah
mengingat-ingat orang-orangmu yang telah wafat, kecuali dengan menyebut-nyebut
kebaikan mereka. (An-Nasaa'i)
20. Seorang sahabat
bertanya, "Ya Rasulullah, pesankan sesuatu kepadaku yang akan berguna bagiku
dari sisi Allah." Nabi Saw lalu bersabda: "Perbanyaklah mengingat kematian maka
kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur.
Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa.
Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul." (HR.
Ath-Thabrani)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
Syuhada
1. Para syuhada di
lembah (tepi) sungai dekat pintu surga dalam bangunan berkubah berwarna hijau.
Rezeki mereka datang dari surga setiap pagi dan petang. (HR. Al Hakim dan
Ahmad)
2. Seorang yang mati syahid diberi enam perkara pada saat tetesan darah pertama mengalir dari tubuhnya: semua dosanya diampuni (tertebus), diperlihatkan tempatnya di surga, dikawinkan dengan bidadari, diamankan dari kesusahan kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), diselamatkan dari siksa kubur dan dihiasi dengan pakaian keimanan. (HR. Bukhari)
3. Barangsiapa
tewas membela Ad Dien-Nya (maka) matinya syahid. (HR. Asysyihaab)
4. Orang yang tewas
melindungi keselamatan hartanya mati syahid dan yang membela (kehormatan)
keluarganya mati syahid dan membela dirinya (kehormatan dan jiwanya) juga mati
syahid. (HR. Ahmad)
5. Bagi Allah ada
hamba-hamba yang dipelihara dari pembunuhan. Umur mereka diperpanjang dengan
amalan kebaikan-kebaikari. Rezeki mereka ditingkatkan dan hidup mereka serba
selamat. Nyawa mereka direnggut dengan selamat di atas tempat tidurnya dan
mereka diberi kedudukan sebagai syuhada. (HR. Ath-Thabrani)
6. Barangsiapa
mencari mati syahid dengan sungguh-sungguh maka akan Aku berikan kepadanya
meskipun dia mati di atas tempat tidurnya. (HR. Muslim)
7. Seorang yang
mati syahid dapat memberi syafaat bagi tujuh puluh anggota keluarganya. (HR.
Ahmad dan Abu Dawud)
8. Apa yang
dirasakan seorang syahid yang terbunuh adalah seperti yang dirasakan seorang
dari cubitan (gigitan serangga). (Tirmidzi dan Ibnu Majah)
9. Pahlawan syuhada
adalah Hamzah bin Abdul Mutthalib dan orang yang menghadap penguasa yang zalim
dan kejam untuk menyuruhnya berlaku baik dan mencegahnya berbuat kejahatan lalu
dia dibunuh oleh penguasa. (HR. Al Hakim)
Sumber: 1100
Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani
Press
Komentar
Posting Komentar